Huitlacoche adalah kuliner ekstrem Meksiko, dijuluki “truffle jagung”, menawarkan rasa unik dan pengalaman mencicipi yang menantang selera.
Pernah dengar tentang huitlacoche? Di Meksiko, jamur yang tumbuh di tongkol jagung ini justru jadi harta kuliner nasional. Dijuluki Mexican truffle, huitlacoche sudah populer sejak zaman Aztec dan dianggap simbol panen melimpah, dinikmati dalam berbagai sajian tradisional dengan rasa yang unik dan memikat.
Dibawah ini Anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya tentang seputaran Kuliner Ekstrim.
Daftar Isi
Asal-Usul Dan Penampakan Huitlacoche
Huitlacoche adalah jamur atau fungus yang tumbuh pada jagung ketika tanaman terserang oleh Ustilago maydis. Bentuknya menyerupai tonjolan gelap di antara biji jagung yang belum tumbuh sempurna. Meski di banyak negara jamur ini dipandang sebagai penyakit tanaman, di Meksiko justru dianggap bahan makanan berharga.
Istilah “huitlacoche” berasal dari bahasa Nahuatl yang dipakai bangsa Aztec, dan awalnya bahan ini dihargai sebagai makanan istimewa. Bangsa Aztec telah mengkonsumsinya di berbagai hidangan tradisional, menjadikannya bagian dari budaya kuliner sejak ribuan tahun lalu.
Penampakannya yang gelap dan berlendir membuat banyak orang merasa asing pada awalnya. Namun di Meksiko, huitlacoche telah mendapat julukan Mexican truffle atau “truffle jagung” karena rasa dan aromanya yang khas serta harganya yang tinggi.
Rasa, Aroma, Dan Nilai Gizi Yang Mengejutkan
Walaupun muncul dari jamur jagung, huitlacoche memiliki rasa yang kompleks, berupa kombinasi aroma bumi (earthy), sedikit manis, dan smoky mirip jamur hutan atau truffle. Hal inilah yang membuatnya menarik untuk dicicipi oleh pemburu rasa baru.
Rasanya bukan hanya unik, tetapi teksturnya juga lembut dan sedikit kenyal ketika dimasak, menjadikannya bahan pendamping yang nikmat di berbagai masakan Meksiko. Banyak orang yang membandingkannya dengan jamur gourmet karena kedalaman rasanya.
Selain selera, huitlacoche juga bernilai gizi tinggi. Ia mengandung protein, serat, vitamin, mineral, bahkan lebih banyak lysine dibandingkan jagung biasa. Itu sebabnya bahan ini bisa bermanfaat bagi kesehatan tubuh, termasuk untuk sistem pencernaan.
Baca Juga: Berani Coba? Sambal Tempoyak, Kuliner Ekstrem Dengan Aroma Menantang
Cara Menikmati Huitlacoche di Berbagai Hidangan
Di jalanan Meksiko, huitlacoche paling sering dijumpai dalam quesadilla yang diisi bersama keju dan tortilla hangat. Kombinasi ini menghadirkan rasa gurih dan aroma jamur yang lezat.
Selain itu, bahan ini juga diolah dalam sup, tamales, taco, bahkan pasta atau saus krim. Variasi penggunaan ini menunjukkan fleksibilitas bahan unik ini dalam masakan modern maupun tradisional.
Chef di restoran-restoran gourmet di seluruh dunia bahkan kini mulai menggunakan huitlacoche dalam hidangan kelas atas, seperti risotto atau ravioli, menambah sensasi baru bagi pecinta kuliner internasional.
Pengalaman Mencicipi Dan Budaya Sekitar Huitlacoche
Bagi banyak wisatawan, mencicipi huitlacoche adalah pengalaman yang menguji keberanian sekaligus selera. Rasa uniknya sering menjadi bahan perdebatan; ada yang langsung jatuh cinta, sedangkan yang lain membutuhkan beberapa gigitan.
Di pasar tradisional Meksiko, bahan ini termasuk komoditas musiman, biasanya muncul saat panen jagung di musim hujan. Ketersediaannya yang terbatas membuatnya semakin istimewa pada saat musim itu tiba.
Tradisi kuliner ini juga mencerminkan bagaimana suatu masyarakat bisa mengubah sesuatu yang awalnya dianggap penyakit tanaman menjadi harta gastronomi yang dicintai dan dibanggakan.
Manfaatkan juga waktu anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang semua kuliner ekstrim di dunia lainnya hanya di Kuliner Ekstrim.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari beritabanjarmasin.com
- Gambar Kedua dari juliaeats.com
