Hongeo adalah kuliner ekstrem Korea Selatan, ikan pari fermentasi dengan aroma tajam, tips bagi pemula yang ingin mencobanya.
Dunia kuliner penuh dengan sajian unik yang menantang selera. Salah satunya adalah Hongeo, kuliner khas Korea Selatan yang terkenal karena aroma tajam dan rasa ekstremnya. Bagi sebagian orang, hongeo bisa menjadi pengalaman gastronomi yang mendebarkan sensasi fermentasi yang kuat mampu membuat lidah bergetar dan hidung menegang.
Hongeo merupakan ikan pari yang difermentasi selama beberapa bulan, sehingga menghasilkan aroma yang khas, bahkan dianggap menyengat bagi mereka yang belum terbiasa. Meskipun kontroversial, makanan ini tetap digemari, terutama di wilayah Jeolla, Korea Selatan, sebagai sajian tradisional yang kaya sejarah.
Dibawah ini Anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya tentang seputaran Kuliner Ekstrim.
Daftar Isi
Asal-Usul dan Sejarah Hongeo
Hongeo sudah menjadi bagian dari tradisi kuliner Korea Selatan selama berabad-abad. Awalnya, masyarakat menggunakan teknik fermentasi untuk mengawetkan ikan selama musim dingin atau ketika transportasi sulit.
Di Provinsi Jeolla, hongeo menjadi simbol budaya dan identitas kuliner lokal. Masyarakat setempat menyajikannya dalam berbagai acara tradisional, termasuk festival dan pertemuan keluarga besar.
Seiring berjalannya waktu, hongeo menarik perhatian wisatawan yang penasaran dengan sensasi ekstremnya. Kuliner ini kini bukan hanya makanan lokal, tetapi juga objek wisata kuliner yang terkenal di Korea.
Proses Fermentasi Hongeo
Proses pembuatan hongeo cukup unik. Ikan pari diproses segar, dibersihkan, lalu difermentasi selama beberapa bulan dalam kondisi tertentu. Teknik fermentasi ini menghasilkan bau amonia yang tajam—ciri khas hongeo.
Fermentasi membuat protein dalam ikan terurai menjadi senyawa nitrogen, yang menjadi sumber aroma kuat. Rasa yang dihasilkan pun berbeda dari ikan biasa; tekstur ikan menjadi kenyal dan sedikit lembek, namun tetap mengandung cita rasa laut yang khas.
Bagi penggemar kuliner ekstrem, proses ini dianggap sebagai bagian dari keunikan hongeo. Aroma yang kuat justru menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka yang berani mencoba.
Baca Juga: Kuliner Ekstrem Afrika: Gorila Panggang Yang Bikin Penasaran
Cara Menikmati Hongeo
Menyantap hongeo memerlukan teknik tertentu, terutama bagi pemula. Umumnya, hongeo dipotong kecil-kecil dan disajikan bersama kimchi, daun selada, atau nasi hangat. Beberapa orang menambahkan saus pedas atau minyak wijen untuk menyeimbangkan rasa.
Kunci menikmati hongeo adalah perlahan-lahan membiasakan diri dengan aroma tajamnya. Menyantapnya langsung tanpa campuran bisa menjadi pengalaman ekstrem yang menantang keberanian.
Selain itu, beberapa restoran di Korea Selatan menyediakan paket “Hongeo Set” yang memadukan ikan fermentasi dengan hidangan pendamping, sehingga pengalaman mencicipi lebih menyenangkan dan mudah diterima lidah.
Kandungan Nutrisi dan Manfaat Hongeo
Meskipun dikenal ekstrem, hongeo tetap mengandung nilai gizi yang tinggi. Fermentasi meningkatkan kandungan probiotik yang baik untuk pencernaan, serta mempertahankan protein dan mineral dari ikan.
Selain itu, hongeo rendah lemak dan kaya asam amino, yang bermanfaat untuk metabolisme dan kesehatan otot. Kandungan enzim yang terbentuk selama fermentasi juga dipercaya membantu proses pencernaan.
Namun, karena aroma yang kuat dan fermentasi yang lama, hongeo sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah moderat, terutama bagi pemula atau mereka yang memiliki sensitivitas terhadap bau tajam.
Tips Untuk Pemula Yang Ingin Mencoba Hongeo
Bagi yang baru pertama kali mencoba, disarankan mencicipi hongeo di restoran yang sudah berpengalaman menyajikannya. Restoran profesional biasanya menyajikan porsi kecil dan menyediakan pendamping seperti kimchi atau sayuran segar untuk menetralkan rasa.
Mulailah dengan gigitan kecil agar lidah terbiasa dengan aroma kuat. Jangan panik jika mencium bau amonia ini bagian alami dari fermentasi dan akan hilang setelah terbiasa.
Pengalaman mencicipi hongeo bukan hanya soal rasa, tetapi juga budaya. Mempelajari tradisi, sejarah, dan cara penyajiannya akan membuat pengalaman kuliner ekstrem ini lebih menyenangkan dan berkesan.
Buat kalian yang ingin mendapatkan berita terbaru dan terupdate yang tentunya terpecaya hanya di Kuliner Ekstrim.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari TasteAtlas
- Gambar Kedua dari
