Hasma, makanan ekstrem dari China, memikat lidah dengan tekstur lembut dan kenyal yang unik dikenal sejak Dinasti Ming.
Selain lezat, makanan ini dipercaya meningkatkan vitalitas, memperbaiki kulit, dan menjaga kesehatan paru-paru. Cocok dijadikan dessert, sup, atau minuman herbal, Hasma menawarkan pengalaman kuliner ekstrem sekaligus nutrisi tinggi.
Dibawah ini Anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya tentang seputaran Kuliner Ekstrim.
Daftar Isi
Hasma, Hidangan Ekstrem China Yang Memikat Lidah
Hasma merupakan salah satu makanan ekstrem yang populer di kalangan kuliner tradisional China. Bagi orang awam, hidangan ini mungkin terdengar asing dan sedikit menakutkan. Hasma berasal dari jaringan lemak yang ditemukan pada telur katak pohon (pelophylax esculentus), terutama di bagian paha.
Meskipun terdengar ekstrem, Hasma sangat dihargai karena teksturnya yang lembut, kenyal, dan kemampuannya menyerap rasa kuah atau sirup yang dimasak bersamanya. Banyak restoran kelas atas di China menggunakan Hasma dalam hidangan pencuci mulut, sup, atau tonik kesehatan.
Hidangan ini bukan hanya soal rasa, tetapi juga soal sejarah dan budaya. Hasma memiliki nilai tradisional tinggi dalam pengobatan Tiongkok kuno, dipercaya dapat memperbaiki kulit, meningkatkan vitalitas, dan menjaga kesehatan organ dalam. Dengan demikian, Hasma bukan sekadar makanan ekstrem, tetapi juga bagian dari warisan kuliner dan pengobatan China.
Jejak dan Sejarah Makanan Ekstrem Hasma
Hasma telah dikenal sejak Dinasti Ming dan Qing sebagai bahan makanan mewah yang dikonsumsi oleh kalangan bangsawan dan kekaisaran. Pada masa itu, Hasma sering dimasak dalam sup atau dicampur dengan bahan herbal lainnya untuk kesehatan dan kecantikan.
Selain untuk makanan, Hasma juga dipakai dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Dokter Tiongkok kuno meyakini bahwa Hasma dapat menguatkan paru-paru, meningkatkan energi tubuh, dan menjaga kelembapan kulit. Ramuan Hasma biasanya dicampur dengan bahan seperti susu, gula batu, atau buah-buahan kering untuk membuat tonik yang lezat dan bergizi.
Seiring waktu, Hasma mulai dikenal oleh masyarakat luas, meskipun tetap menjadi bahan langka dan eksklusif. Kini, restoran dan penjual makanan ekstrem memanfaatkan Hasma sebagai hidangan pencuci mulut premium atau suplemen kesehatan yang unik. Popularitasnya semakin meningkat di kalangan pecinta kuliner ekstrem.
Baca Juga: Miso Fermentasi Tua Jepang, Sensasi Rasa Ekstrem Yang Bikin Penasaran
Tekstur dan Rasa Hasma Yang Unik
Salah satu daya tarik utama Hasma adalah teksturnya yang kenyal dan lembut, hampir menyerupai agar-agar atau jelly. Setelah dimasak, Hasma menyerap rasa kuah atau sirup sehingga menghasilkan kombinasi rasa manis atau gurih yang lembut di mulut. Tekstur inilah yang membuat banyak orang terkesan sekaligus merasa penasaran.
Dalam masakan modern, Hasma sering dicampur dengan bahan lain seperti susu, sirup gula, longan kering, atau buah-buahan herbal. Campuran ini menciptakan rasa manis alami yang ringan, berbeda dari makanan ekstrem lain yang biasanya memiliki rasa aneh atau terlalu kuat. Tekstur kenyal yang lembut memberi pengalaman makan.
Selain itu, Hasma dapat dimasak menjadi berbagai bentuk. Ada sup panas, dessert dingin, pudding, atau tonik kesehatan. Variasi ini menunjukkan fleksibilitas Hasma dalam kuliner, sekaligus mempertahankan keunikannya sebagai makanan ekstrem yang menarik perhatian banyak orang.
Khasiat dan Nilai Kesehatan Hasma
Di balik penampilannya yang ekstrem, Hasma dikenal sebagai makanan yang kaya nutrisi. Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, Hasma dipercaya dapat memperbaiki kulit, menjaga kelembapan tubuh, dan meningkatkan energi vital. Banyak orang mengonsumsi Hasma secara rutin sebagai tonik kesehatan.
Selain untuk kecantikan dan vitalitas, Hasma juga diklaim dapat membantu memperkuat paru-paru, memperlancar peredaran darah, dan meningkatkan stamina. Kombinasi Hasma dengan bahan herbal atau buah kering menambah nilai gizi, membuat hidangan ini tidak hanya lezat tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari paltv.disway.id
- Gambar Kedua dari paltv.disway.id
