Dakbal, kuliner ekstrim asal Korea Selatan berbahan kaki ayam pedas, kini populer di kalangan pecinta makanan ekstrem.

Bagi para pencinta kuliner ekstrem, Korea Selatan memiliki banyak sajian unik yang menantang lidah. Salah satunya adalah dakbal, hidangan kaki ayam yang dimasak dengan saus pedas super menggigit. Sensasi gurih, kenyal, dan pedas membuat dakbal menjadi favorit di berbagai restoran street food maupun tempat makan modern.
Dibawah ini Anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya tentang seputaran Kuliner Ekstrim.
Daftar Isi
Sejarah dan Asal-Usul Dakbal
Dakbal berasal dari Korea Selatan dan secara harfiah berarti “kaki ayam”. Hidangan ini awalnya populer sebagai makanan pendamping minuman beralkohol, terutama soju dan bir, di kalangan anak muda Korea.
Tradisi menyantap kaki ayam pedas berakar dari kreativitas kuliner lokal yang ingin memanfaatkan semua bagian ayam. Kaki ayam dipilih karena teksturnya yang kenyal dan cocok untuk diserap bumbu pedas. Seiring waktu, dakbal berkembang menjadi hidangan populer yang memiliki variasi tingkat kepedasan berbeda.
Selain sebagai makanan ekstrem, dakbal juga memiliki nilai sosial. Makan bersama teman sambil menikmati pedasnya dakbal menjadi bagian dari budaya hiburan malam di Korea Selatan. Restoran dakbal biasanya ramai saat akhir pekan, menjadi tempat berkumpul sekaligus mencoba adrenalin rasa pedas.
Varian dan Tingkat Kepedasan
Salah satu daya tarik dakbal adalah variasi tingkat kepedasannya. Hidangan ini tidak hanya pedas biasa, tetapi bisa mencapai level ekstrem yang mampu menantang siapa pun.
Varian klasik menggunakan saus gochujang (pasta cabai Korea) yang dicampur bawang putih, kecap, dan madu. Bagi yang menyukai pedas sedang, saus ini cukup menggigit namun masih terasa seimbang.
Untuk pecinta ekstrem, restoran biasanya menawarkan level pedas tinggi, kadang ditambah cabai rawit dan bubuk cabai ekstra. Tekstur kaki ayam tetap kenyal, namun rasa pedas terasa membakar lidah. Ada juga varian manis-pedas yang menyeimbangkan pedas dengan rasa gula atau madu sehingga lebih mudah dinikmati pemula.
Baca Juga: Mezcal De Pechuga: Minuman Ekstrim Dengan Rasa Yang Mengguncang Lidah!
Cara Penyajian Dakbal

Penyajian dakbal selalu menarik karena tampilannya yang menggugah selera. Kaki ayam biasanya digoreng setengah matang, lalu dimasak dengan saus pedas hingga meresap ke seluruh bagian.
Bumbu yang meresap membuat gigitan pertama terasa kompleks: pedas, manis, gurih, dan sedikit asin. Beberapa restoran menambahkan wijen panggang, daun bawang, atau taburan bawang goreng untuk memperkaya aroma.
Dakbal umumnya disajikan di atas piring besar atau wajan panas agar tetap hangat. Selain itu, beberapa tempat menyediakan tambahan side dish seperti kol segar atau acar mentimun yang berfungsi menyeimbangkan rasa pedas.
Tips Menikmati Kuliner Ekstrim
Menikmati dakbal membutuhkan strategi, terutama bagi pemula yang tidak terbiasa dengan pedas ekstrem.
-
Mulai dari level pedas rendah
Jika baru pertama kali mencoba, sebaiknya pilih tingkat pedas rendah untuk menyesuaikan lidah. Rasanya tetap gurih dan kenyal, namun tidak membuat mulut terbakar. -
Siapkan minuman penyeimbang
Susu atau yogurt sering digunakan untuk mengurangi sensasi pedas. Air putih saja terkadang tidak cukup karena pedas dari cabai Korea cenderung kuat dan lama hilang. -
Nikmati dengan side dish
Acar atau sayuran segar membantu menetralkan rasa pedas dan memberi sensasi segar di sela gigitan kaki ayam.
Selain itu, makan bersama teman akan lebih menyenangkan karena bisa saling bertukar tips menghadapi pedas ekstrem sambil menikmati suasana sosial khas dakbal.
Popularitas dan Tren Global
Dakbal kini bukan hanya fenomena di Korea Selatan. Restoran Korea di berbagai negara, termasuk Indonesia, mulai memperkenalkan hidangan ekstrem ini. Sosial media pun membuat tren dakbal semakin dikenal melalui video “challenges” yang menampilkan orang mencoba level pedas tertinggi.
Popularitasnya menunjukkan minat global terhadap kuliner ekstrem yang menawarkan sensasi berbeda. Tidak hanya rasa, makan dakbal menjadi pengalaman adrenalin yang menarik bagi pencinta tantangan kuliner.
Di sisi lain, tren ini juga mendorong inovasi, seperti dakbal kukus, panggang, atau versi fusion dengan saus ala barat, tetap mempertahankan tekstur kaki ayam dan sensasi pedasnya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari Palpos.id
- Gambar Kedua dari Palpos.id
