Temukan sensasi kuliner ekstrim Century Egg, telur yang diolah dengan cara unik dan kontroversial, tips menikmati makanan.
Century Egg atau yang dikenal juga sebagai telur seribu tahun, adalah salah satu kuliner unik dan kontroversial dari Tiongkok. Makanan ini terkenal karena proses pembuatannya yang tak biasa dan rasanya yang ekstrem bagi banyak lidah orang Barat. Bagi sebagian orang, aroma dan teksturnya menantang, namun di sisi lain, Century Egg adalah simbol inovasi kuliner yang memadukan tradisi dan rasa yang berani.
Dibawah ini Anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya tentang seputaran Kuliner Ekstrim.
Daftar Isi
Sejarah Century Egg Yang Mengejutkan
Century Egg memiliki sejarah panjang di Tiongkok, meskipun banyak cerita tentang asal-usulnya masih menjadi misteri. Beberapa literatur menyebutkan bahwa makanan ini sudah dikenal sejak Dinasti Ming, lebih dari 600 tahun yang lalu. Telur ini awalnya dibuat untuk tujuan pengawetan, sehingga bisa bertahan lebih lama di kala musim dingin atau saat transportasi jauh.
Legenda mengatakan bahwa Century Egg ditemukan secara tidak sengaja. Seorang petani di Tiongkok secara tradisional menyimpan telur di lumpur dan abu untuk mengawetkannya, hingga akhirnya telur tersebut mengalami perubahan warna dan rasa. Penemuan ini kemudian dianggap sebagai inovasi kuliner yang menarik.
Seiring waktu, Century Egg menjadi simbol kreativitas kuliner Tiongkok. Makanan ini tidak hanya dikonsumsi di rumah tangga, tetapi juga menjadi hidangan eksklusif di restoran-restoran. Penggemar kuliner ekstrim menyukai pengalaman mencicipi makanan yang berbeda dari norma sehari-hari.
Cara Pembuatan Century Egg Yang Unik
Pembuatan Century Egg adalah proses yang memadukan bahan-bahan sederhana dan teknik tradisional yang cermat. Telur (biasanya telur bebek, ayam, atau burung puyuh) akan direndam dalam campuran abu, kapur, garam, dan kadang-kadang teh. Campuran ini membantu proses pengawetan dan mengubah tekstur telur menjadi unik.
Telur yang direndam akan disimpan selama beberapa minggu hingga beberapa bulan. Selama proses ini, putih telur menjadi gel hitam pekat dengan tekstur seperti gelatin, sementara kuning telur berubah menjadi hijau gelap atau abu-abu dengan rasa yang creamy dan tajam. Aroma amonia yang khas seringkali membuat orang pertama kali mencobanya terkejut, namun ini adalah bagian dari pengalaman kuliner ekstrim tersebut.
Beberapa produsen modern bahkan menggunakan metode semi-industri yang lebih cepat dan higienis. Meski begitu, prinsip utama tetap sama: mengubah telur biasa menjadi makanan dengan warna, rasa, dan aroma yang ekstrem tetapi aman dikonsumsi.
Baca Juga: Tacacá: Sensasi Makanan Ekstrim Dari Hutan Brasil Yang Bikin Penasaran
Sensasi Rasa dan Aroma Century Egg
Century Egg terkenal karena kombinasi rasa yang kompleks dan aroma yang khas. Tekstur putih telur yang kenyal berpadu dengan kuning telur creamy dan rasa gurih yang tajam menciptakan pengalaman yang unik di lidah. Beberapa orang menyebut rasanya mirip dengan keju tua, sementara aroma yang dihasilkan bisa menjadi tantangan bagi pencinta kuliner baru.
Mencicipi Century Egg adalah pengalaman yang memerlukan keberanian. Orang yang belum terbiasa mungkin merasa jijik saat pertama kali melihat warna telur yang pekat dan aroma amonia yang kuat. Namun, bagi penggemar kuliner ekstrim, sensasi ini adalah bagian dari keseruan.
Selain itu, Century Egg sering dipadukan dengan bumbu dan hidangan lain seperti tahu, kecap, jahe, atau saus pedas untuk menyeimbangkan rasa dan menambah dimensi kuliner. Dengan cara ini, makanan ekstrem ini menjadi lebih mudah diterima oleh lidah modern.
Cara Menikmati Century Egg Dengan Aman
Meskipun terlihat ekstrem, Century Egg aman untuk dikonsumsi bila dibuat dengan standar higienis. Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah kebersihan telur dan bahan pengawet yang digunakan. Telur yang dicetak dan diawetkan dengan benar memiliki rasa unik tanpa menimbulkan risiko kesehatan.
Bagi pemula, cara paling populer adalah memotong telur menjadi potongan kecil dan menyantapnya dengan tahu sutra dingin, kecap asin, atau daun bawang cincang. Perpaduan ini membantu menetralkan aroma dan membuat pengalaman mencicipi lebih menyenangkan.
Selain itu, Century Egg bisa digunakan dalam hidangan panas seperti congee atau bubur nasi. Bubur hangat dan creamy akan menyatu dengan rasa tajam telur, menciptakan sensasi kuliner yang berbeda namun tetap aman bagi lambung.
Kontroversi dan Popularitas Century Egg
Century Egg memang menuai kontroversi. Banyak orang Barat awalnya merasa jijik dengan warna dan aromanya, sementara di Tiongkok, telur ini dianggap lezat dan penuh inovasi. Kontroversi ini justru menambah daya tarik kuliner ekstrim ini di kancah internasional.
Dalam beberapa tahun terakhir, Century Egg mulai diperkenalkan di restoran fusion dan festival kuliner dunia. Banyak chef yang menciptakan resep baru dengan menggabungkan telur ini ke dalam hidangan modern. Popularitasnya semakin meningkat karena orang penasaran ingin mencoba sensasi yang berbeda dari makanan sehari-hari.
Tak hanya di Tiongkok, Century Egg kini bisa ditemukan di berbagai negara Asia, bahkan beberapa supermarket internasional. Hal ini menunjukkan bahwa kuliner ekstrim ini tidak hanya bertahan, tapi juga berkembang dan menarik minat generasi baru pencinta makanan unik.
Buat kalian yang ingin mendapatkan berita terbaru dan terupdate yang tentunya terpecaya hanya di Kuliner Ekstrim.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari Food Republic
- Gambar Kedua dari Bucket List Journey
