Cicipi sensasi unik kuliner ekstrem dari Swedia Surstromming, ikan herring fermentasi dengan aroma tajam yang legendaris, memikat pecinta petualangan.
Dari teknik fermentasi tradisional selama berbulan-bulan hingga cara menyantapnya dengan roti tipis, kentang, bawang, dan krim asam, setiap gigitan menghadirkan pengalaman rasa asam, asin, dan umami yang kompleks.
Dibawah ini Anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya tentang seputaran Kuliner Ekstrim.
Daftar Isi
Asal Mula Surstromming yang Legendaris
surströmming adalah makanan khas Swedia yang terkenal dengan aroma fermentasinya yang sangat kuat. Makanan ini terbuat dari ikan herring yang difermentasi dalam waktu beberapa bulan. Tradisi mengonsumsi surströmming telah berlangsung sejak abad ke-16, ketika proses pengawetan ikan dengan fermentasi menjadi metode populer di wilayah Skandinavia.
Di Swedia, surströmming biasanya dimakan saat musim panas, terutama di wilayah utara negara tersebut. Para penduduk lokal memiliki cara khusus menyantapnya, misalnya dengan roti tipis bernama tunnbröd, kentang rebus, bawang, dan krim asam. Kombinasi ini dipercaya dapat menyeimbangkan rasa tajam dari fermentasi ikan.
Meskipun bagi orang luar Swedia surströmming terdengar menakutkan, makanan ini menjadi simbol budaya dan identitas kuliner negara. Banyak wisatawan penasaran untuk mencoba aroma ekstrem yang telah membuatnya terkenal di seluruh dunia.
Fermentasi Ekstrem di Balik Surstromming
Fermentasi surströmming dimulai dengan membuang bagian tertentu dari ikan herring, kemudian menambah sedikit garam dan menutupnya dalam kaleng. Proses ini berlangsung selama enam bulan hingga satu tahun. Selama fermentasi, ikan mengeluarkan gas yang membuat kaleng sedikit mengembang. Itulah sebabnya membuka kaleng surströmming biasanya dilakukan di luar rumah untuk menghindari aroma yang menyengat memenuhi ruangan.
Teknik fermentasi ini menghasilkan rasa asam, asin, dan sedikit umami yang unik. Penduduk lokal percaya bahwa semakin kuat aromanya, semakin berkualitas ikan tersebut. Meskipun terkesan ekstrem, surströmming telah menjadi bagian penting dari tradisi kuliner Swedia.
Selain metode tradisional, beberapa produsen modern mencoba mengurangi bau tajam agar lebih ramah bagi wisatawan, namun tetap mempertahankan rasa autentik yang khas.
Baca Juga:Â Berani Coba? Balut Serangga, Kuliner Ekstrim Yang Bikin Lidah Bergidik!
Cara Menyantap Surstromming
Menyantap surströmming bukan hal sederhana bagi pemula. Biasanya ikan dicampur dengan roti tipis, kentang, bawang, dan krim asam. Ada juga yang menikmatinya sebagai lauk pendamping nasi atau salad. Bagi yang pertama kali mencoba, aroma fermentasi mungkin mengejutkan, tetapi kombinasi rasa yang kompleks memberikan pengalaman kuliner yang tak terlupakan.
Wisatawan biasanya direkomendasikan untuk mencicipi surströmming saat berada di luar ruangan atau di balkon untuk menghindari bau tajam di dalam ruangan. Makanan ini juga kerap dijadikan tantangan bagi mereka yang ingin mencoba makanan ekstrem, karena aroma yang kuat dan rasa yang berbeda dari kebiasaan sehari-hari.
Bagi penikmat makanan ekstrem, surströmming menjadi pengalaman sensasional yang menantang indra penciuman sekaligus memberi kenikmatan rasa yang unik dan berlapis.
Kontroversi dan Daya Tarik Global
Meskipun terkenal karena baunya yang menyengat, surströmming menarik perhatian wisatawan dan pecinta kuliner ekstrem dari seluruh dunia. Banyak video mencicipi surströmming diunggah ke media sosial, membuat makanan ini semakin populer sebagai tantangan kuliner. Fenomena ini memicu rasa penasaran global, dari Asia hingga Amerika.
Beberapa ahli gizi menekankan bahwa meski surströmming aman dikonsumsi, pemula harus menyesuaikan porsi karena rasa fermentasi yang kuat dan kadar garam yang tinggi. Hal ini menjadi salah satu faktor mengapa surströmming bukan untuk konsumsi sehari-hari, melainkan pengalaman kuliner khusus.
Dengan sejarah panjang, teknik fermentasi ekstrem, dan pengalaman rasa yang unik, surströmming menjadi salah satu ikon kuliner ekstrem yang memikat pecinta petualangan rasa di seluruh dunia.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari popsci.com
- Gambar Kedua dari id.wikipedia.org
