Di tengah kekayaan kuliner bahari dunia, Korea Selatan selalu berhasil menyajikan hidangan yang tak hanya lezat, tetapi juga unik dan penuh kejutan.
Salah satu kelezatan laut yang mungkin asing bagi sebagian orang, namun sangat digemari di Korea, adalah gaebul. Dikenal dengan bentuknya yang tak biasa, gaebul menawarkan pengalaman rasa dan tekstur yang tak terlupakan.
Berikut ini, Kuliner Ekstrim akan menyelami lebih dalam tentang makhluk laut misterius dan lezat ini.
Daftar Isi
Mengenal Lebih Dekat Si “Cacing Sendok”
Gaebul (개불), atau secara harfiah berarti “penis anjing”, adalah sebutan lokal untuk hewan laut dari filum Echiura, yang dikenal sebagai cacing sendok (spoon worm). Nama ini diberikan karena bentuk tubuhnya yang memanjang, silindris, dan berwarna kemerahan, menyerupai organ reproduksi mamalia. Meskipun namanya terdengar provokatif, ia adalah bagian integral dari ekosistem laut dan tradisi kuliner Korea.
Secara ilmiah, gaebul yang paling umum dikonsumsi adalah Urechis unicinctus. Makhluk ini hidup di dasar laut berlumpur atau berpasir, menggali liang berbentuk U untuk berlindung dan mencari makan. Habitatnya tersebar di perairan Asia Timur, termasuk Korea, Jepang, dan beberapa wilayah Tiongkok.
Meskipun penampilannya mungkin mengejutkan bagi sebagian orang, gaebul adalah hewan yang sepenuhnya bersih dan aman untuk dikonsumsi. Sebelum disajikan, ia biasanya dibersihkan secara menyeluruh, menghilangkan pasir dan kotoran dari bagian dalamnya, memastikan kelezatan murni tanpa cela.
Sensasi Rasa Dan Tekstur Yang Unik
Di Korea Selatan, gaebul paling sering dinikmati secara mentah. Setelah dibersihkan, gaebul dipotong-potong menjadi irisan kecil berbentuk cincin, kemudian disajikan segar. Ini adalah cara paling populer untuk merasakan karakteristik unik dari gaebul secara otentik.
Ketika dinikmati mentah, gaebul menawarkan tekstur yang renyah namun kenyal, sedikit mirip dengan gurita mentah atau teripang. Rasanya cenderung manis, sedikit asin dengan sentuhan gurih umami khas biota laut. Sensasi inilah yang membuat gaebul menjadi hidangan laut favorit para pencinta kuliner ekstrem.
Untuk memperkaya rasa, gaebul mentah seringkali disantap dengan saus pendamping. Saus yang umum digunakan antara lain gochujang (pasta cabai Korea) yang pedas, chamgireum (minyak wijen) yang aromatik, atau campuran keduanya. Perpaduan ini menciptakan harmoni rasa yang memanjakan lidah.
Baca Juga: Kuliner Tradisi Unik Sate Tikus Sawah Yang Masih Bertahan
Manfaat Kesehatan Dan Nilai Kuliner
Selain kelezatannya, gaebul juga diyakini memiliki beberapa manfaat kesehatan. Dalam pengobatan tradisional Korea, gaebul dipercaya dapat meningkatkan vitalitas dan stamina. Kandungan protein dan nutrisi lainnya menjadikan gaebul sebagai sumber gizi yang baik.
Secara kuliner, gaebul bukan hanya hidangan mentah. Ia juga bisa dimasak, meskipun kurang populer dibandingkan penyajian mentahnya. Beberapa cara memasaknya termasuk dipanggang atau ditumis, yang akan mengubah tekstur menjadi lebih lembut namun tetap mempertahankan rasa uniknya.
Kehadiran gaebul di meja makan Korea menunjukkan betapa beraneka ragamnya khazanah kuliner mereka. Ini adalah bukti bahwa kelezatan bisa datang dari bentuk dan rupa yang tak terduga, menantang persepsi kita tentang apa yang bisa dan pantas untuk dinikmati.
Dimana Menemukan Kelezatan Gaebul
Jika Anda berkesempatan mengunjungi Korea Selatan, terutama kota-kota pesisir seperti Busan atau pasar ikan Noryangjin di Seoul, Anda akan mudah menemukan gaebul segar. Biasanya, pedagang akan membersihkan dan memotongnya langsung di tempat.
Para pedagang di pasar ikan seringkali menyajikannya di tempat, memungkinkan pengunjung untuk langsung mencicipi gaebul yang baru saja ditangkap. Ini adalah pengalaman kuliner otentik yang tidak boleh dilewatkan bagi petualang rasa.
Mencicipi gaebul adalah salah satu cara untuk merasakan keunikan budaya kuliner Korea. Meskipun penampilannya mungkin memerlukan sedikit keberanian, rasanya yang manis, renyah, dan gurih akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan dan pandangan baru terhadap hidangan laut.
Manfaatkan juga waktu anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang semua kuliner ekstrim di dunia lainnya hanya di Kuliner Ekstrim.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari youtube.com
- Gambar Kedua dari hiling.indozone.id
