Brown Windsor Soup, sup legendaris asal Inggris, menghadirkan rasa kaya, tekstur kental, dan aroma menggoda yang memikat pecinta kuliner.
Dibuat dari kaldu sapi, sayuran aromatik, dan bumbu pilihan, sup klasik ini menjadi simbol elegansi dan keanggunan kuliner Inggris sejak awal abad ke-20. Nikmati kelezatan Brown Windsor Soup panas dengan roti panggang atau taburan peterseli.
Dibawah ini Anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya tentang seputaran Kuliner Ekstrim.
Daftar Isi
Brown Windsor Soup Ikon Sup Legendaris Inggris
Brown Windsor Soup adalah sup klasik Inggris yang populer di awal abad ke-20, dikenal karena rasanya yang kaya, teksturnya kental, dan warna cokelat gelap yang menggoda. Sup ini awalnya disajikan di restoran mewah dan hotel-hotel eksklusif di Inggris sebagai simbol keanggunan kuliner Inggris.
Sup ini biasanya terbuat dari kaldu daging sapi yang direbus lama, dicampur dengan sayuran aromatik seperti wortel, seledri, dan bawang, kemudian dikentalkan dengan roux atau tepung. Rasa gurih yang kaya berasal dari perpaduan kaldu daging, bumbu, dan sedikit anggur atau sherry yang kadang ditambahkan untuk menambah kedalaman rasa.
Meskipun popularitasnya menurun pada akhir abad ke-20, Brown Windsor Soup tetap dikenal sebagai warisan kuliner Inggris klasik. Beberapa restoran dan hotel modern masih menyajikannya sebagai menu nostalgia. Bahkan di kalangan penggemar kuliner, sup ini dianggap unik karena memiliki rasa yang kuat namun tetap elegan.
Asal-usul dan Sejarah Brown Windsor Soup
Brown Windsor Soup pertama kali muncul pada awal 1920-an di restoran mewah Inggris. Nama “Windsor” diambil dari keluarga kerajaan Inggris, yang meningkatkan citra sup ini sebagai hidangan eksklusif. Sup ini menjadi favorit kalangan atas dan sering disajikan di jamuan resmi atau pesta malam hari di hotel-hotel terkenal London.
Versi awal sup ini sederhana, berbahan dasar kaldu sapi dan sayuran, namun seiring waktu, resepnya semakin kaya dengan penambahan daging cincang, jamur, dan bumbu rahasia yang meningkatkan rasa. Chef di hotel-hotel mewah biasanya menyempurnakan resep agar setiap mangkuk memiliki konsistensi dan rasa yang sama.
Selain menjadi hidangan resmi, Brown Windsor Soup juga menjadi simbol status sosial. Orang-orang menganggap menyantap sup ini sebagai tanda kelas dan kemewahan. Meskipun demikian, sup ini kini lebih mudah diakses, dan versi modern tersedia dalam kaleng atau instan tanpa mengurangi rasa khasnya.
Baca Juga: Berani Coba? Tuna Eyeballs, Makanan Ekstrim Asal Jepang
Cara Membuat Brown Windsor Soup
Membuat Brown Windsor Soup membutuhkan kaldu yang kaya rasa dan proses memasak yang cermat. Langkah pertama adalah merebus tulang sapi dan daging dengan air, wortel, seledri, dan bawang hingga kaldu mengental dan penuh rasa. Setelah itu, saring kaldu dan buang tulang atau ampas sayuran agar sup memiliki tekstur halus.
Selanjutnya, siapkan roux dengan mentega dan tepung untuk mengentalkan sup. Tambahkan kaldu panas sedikit demi sedikit sambil diaduk agar tekstur sup tidak menggumpal. Setelah sup mencapai kekentalan yang diinginkan, masukkan potongan daging sapi kecil, jamur, dan bumbu seperti garam, merica, dan sedikit sherry atau anggur merah untuk memperkaya aroma.
Langkah terakhir adalah memasak sup dengan api kecil agar semua bahan menyatu. Brown Windsor Soup biasanya disajikan panas dengan taburan peterseli cincang atau roti panggang sebagai pendamping. Sup ini tidak hanya memanjakan lidah tetapi juga memberikan kehangatan dan kenyamanan, menjadikannya hidangan.
Brown Windsor Soup Inovasi dan Sajian Modern
Meski popularitasnya menurun, Brown Windsor Soup tetap menjadi inspirasi bagi chef modern. Banyak restoran menambahkan twist kreatif seperti menambahkan truffle, krim, atau sayuran organik untuk versi gourmet. Variasi ini menarik perhatian generasi muda yang ingin mencicipi sup klasik dengan cita rasa modern.
Selain itu, Brown Windsor Soup kini tersedia dalam versi kaleng atau instan, memudahkan penggemar untuk menikmati sup ini di rumah tanpa repot menyiapkan kaldu lama. Produk instan tetap mempertahankan rasa khas dan aroma sup, menjadikannya solusi praktis bagi pecinta kuliner klasik.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari bbc.com
- Gambar Kedua dari food.com
