Cane Rat, atau Bush Rat, menjadi makanan ekstrem di Afrika, terkenal kaya protein sekaligus bagian dari tradisi kuliner lokal.
Di Afrika Barat dan beberapa bagian Afrika Tengah, Cane Rat atau Bush Rat menjadi makanan ekstrem yang lezat dan kaya protein. Hewan ini diburu di lahan pertanian atau hutan, lalu diolah menjadi hidangan tradisional yang dihormati. Meskipun terdengar ekstrem bagi sebagian orang, Cane Rat tetap menjadi bagian penting kuliner Afrika dengan cita rasa unik dan gizi tinggi.
Dibawah ini Anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya tentang seputaran Kuliner Ekstrim.
Daftar Isi
Asal-Usul Dan Popularitas Cane Rat
Cane Rat berasal dari Afrika sub-Sahara, terutama negara seperti Ghana, Nigeria, dan Kamerun. Hewan ini biasanya hidup di semak-semak, tepi sungai, dan ladang tebu, yang memberi mereka nama “Cane Rat”.
Sejak lama, masyarakat setempat memburu Cane Rat bukan hanya untuk konsumsi, tetapi juga sebagai sumber protein alternatif di luar daging sapi atau ayam. Rasanya yang gurih dan tekstur dagingnya yang kenyal menjadikan hidangan ini populer di kalangan penduduk lokal.
Popularitasnya meningkat karena daging Cane Rat memiliki kandungan protein tinggi, rendah lemak, dan mudah diolah menjadi berbagai masakan, mulai dari digoreng, dipanggang, hingga direbus bersama rempah khas Afrika.
Proses Perburuan Dan Persiapan
Cane Rat biasanya diburu menggunakan jebakan atau senapan di ladang tebu dan hutan. Perburuan ini sering dilakukan secara tradisional, mengikuti pengetahuan turun-temurun yang memastikan hewan yang diambil aman dan layak konsumsi.
Setelah ditangkap, Cane Rat dibersihkan, bulunya dicabut, dan bagian dalamnya dibuang. Proses persiapan ini membutuhkan ketelitian agar daging tetap higienis dan aman untuk dimasak.
Dagingnya kemudian dapat dipotong menjadi bagian-bagian kecil, siap dimasak sesuai selera. Beberapa masyarakat juga menambahkan bumbu rempah lokal seperti jahe, bawang putih, dan cabai untuk meningkatkan cita rasa.
Baca Juga: Ekstrim Dan Lezat! Manuk Pansuh, Ayam Khas Kalimantan Yang Bikin Penasaran
Cara Memasak Dan Menikmati
Cane Rat dapat dimasak dengan berbagai cara yang lezat. Salah satu metode paling populer adalah digoreng hingga kulitnya renyah dan dagingnya tetap empuk serta juicy. Hidangan ini biasanya disajikan bersama nasi hangat, sayuran segar, atau saus khas daerah, menambah kenikmatan cita rasanya.
Selain digoreng, daging Cane Rat juga bisa dipanggang atau dibakar di atas arang dengan api sedang. Cara ini menghasilkan aroma khas yang menggugah selera sekaligus menonjolkan rasa alami daging yang gurih dan lezat, membuatnya semakin digemari.
Beberapa daerah juga mengolah Cane Rat menjadi sup atau rebusan hangat, mencampur dagingnya dengan rempah pilihan, sayuran segar, dan kaldu alami. Teknik ini menonjolkan cita rasa yang kaya dan membuat daging lebih lembut, menjadikannya santapan yang cocok dinikmati bersama keluarga.
Nilai Gizi Dan Signifikansi Budaya
Daging Cane Rat kaya akan protein, rendah lemak, dan mengandung mineral penting seperti zat besi dan fosfor. Kandungan gizinya membuatnya menjadi sumber makanan yang bermanfaat bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pasar modern.
Selain nilai nutrisi, Cane Rat memiliki signifikansi budaya. Konsumsi daging ini sering dikaitkan dengan tradisi lokal, perayaan, atau pesta komunitas, menjadikannya simbol kebersamaan dan warisan kuliner Afrika.
Hidangan ini juga membantu masyarakat lokal memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan. Dengan cara berburu tradisional dan memasak dengan metode yang aman, Cane Rat tetap menjadi bagian dari budaya kuliner Afrika yang kaya akan sejarah dan nilai gizi.
Manfaatkan juga waktu anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang semua kuliner ekstrim di dunia lainnya hanya di Kuliner Ekstrim.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari medium.com
- Gambar Kedua dari medium.com
